Seni Pertunjukan, Seni Kriya dan Kuliner Subsektor Unggulan Ekraf Kukar
(Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadiraharjo)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR-
Ekonomi Kreatif atau Ekraf merupakan program memberikan kontribusi ekonomi yang
signifikan disisi menciptakan Iklim bisnis yang positif namun juga membangun
citra dan identitas bangsa, serta mengembangkan ekonomi berbasis kepada sumber
daya baik manusia dan alam.
“Kukar
merupakan percontohan sebagai penggerak Ekraf di Kaltim, sejak tahun 2019 Kukar
sudah memiliki SK pembentukan Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf)”{ ungkap Kepala
Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadiraharjo kepada Poskotakaltim belum lama ini.
Slamet
mengatakan dari Kementrian Pariwisata RI memasukkan Kukar sebagai salah satu
dari 35 Kabupaten/Kota kreatif se-Indonesia. Atas hal tersebut mendorong Dispar
Kukar untuk terus meningkatkan pengembangan pariwisata dan tentunya berdampak
terhadap para pelaku ekonomi kreatif.
“Salah
satu upaya kita juga yaitu, Kukar sudah mempunyai gedung Ekraf tapi belum jadi
masih proses, Insya Allah tahun ini atau depan selesai. Sehingga bisa menjadi
wadah komunitas.” Katanya.
Selain
itu Dispar Kukar juga telah melakukan pembentukan Kekraf di kecamatan-kecamatan
yang ada di Kukar, tujuanya agar cakupan
serta jangkauan Kekraf lebih luas dan merata.
“Sebagai
pendorong Ekraf, untuk saat ini kita ada 3 subsektor unggulan mulai dari seni
pertunjukan, seni kriya, hingga kuliner. Seperti kuliner itu banyak, ada
masakan khas Kutai, kemudian ada lomba-lomba makan-makanan atau masakan-masakan
yang terbuat dari bahan lokal,” jelas Slamet.
Dengan
terus melakukan pengembangan terhadap pariwisata terutama dibidang ekonomi
kreatif, Dispar Kukar juga mampu menorehkan penghargaan yaitu penghargaan Kukar
Kaya Festival pada tahun 2023 lalu.
“Untuk
target mendapat penghargaan kami tidak ada target. Tapi kita terus berjalan
dengan sendirinya karena sudah kewajiban dan tanggung jawab. Karena pemerintah
inikan fasilitator, kami bergerak tanpa pamrih, bukan untuk penghargaan. Namun
tujuanya bermanfaat dan berdampak baik bagi masyarakat” tutup Slamet.
(adv/*tan)